Lama sudah kita bersama layaknya orang pacaran, kita seharusnya sudah menikah dan membangun rumah tangga yang sakinah mawaddah warrahmah. Hubungan ini dimulai akhir tahun 2001 silam dan sampai kini kita tetap bersama walau sudah ganti no gara-gara tsunami dan tambah no untuk layanan lain. Macam orang pacaran aja, gak ada hubungannya tau. Tulisan ini akan mengisahkan tentang sejarah no/simcard simpati nusantara yang saya pakai saat ini. Anda punya sejarahnya juga? ayo dituliskan.
Sedikit berbagi pengalam pada awal-awal menggunakan teknologi baru yang bernama handphone atau HaPe bahasa gaulnya. Pada akhir 2001 silam saya membelikan sabuah HaPe Nokia 8300 dimana pada saat itu HaPe tersebut merupakan seri yang lumayan canggih. SIM Card yang tertanam didalamnya Simpati Nusantara dari Telkomsel yang saya beli dengan harga Rp. 200.000,- dan telah tersisi Rp. 100.000,- pulsa pada saat itu, mahal benar memang kalau kita bandingkan dengan sekarang dimana harga kartu perdana sekarang cuma Rp. 10.000,- (kalau gak salah, karena gak pernah beli sih).
HaPe tersebut sekarang sudah tidak ada lagi, pada 26 Desember 2004 silam dia telah pergi untuk selama-lamanya bersama dengan no/sim card didalamnya dan aku tak tau dimana kuburanya, sungguh sedih. halah macam kehilangan anggota keluarga aja, itu khan cuma HaPe. :p Continue reading ‘No Simpati Nusantara – Telkomsel Dalam Kenangan’
Popularity: 50%



