Alkisah disebuah negeri belantara luas yang aman dan damai hiduplah seorang pemuda sombong dan angkuh. Negeri nan luas dengan hasil alam melimpah, rakyaknya makmur dibawah kepemimpinan raja yang adil dan bijak. Kesejahteraan rakyatnya membuat sebagian penduduk bisa melampiaskan hobinya setiap saat diinginkan.
Pemuda kaya raya dari keluarga tuan tanah menguasai area perkebunan cengkeh cukup luas memiliki hobi berburu dihutan yang dihuni oleh bermacam-macam spesies dan family belantara yang menggunakan bahasa beragan dan unik untuk berkomunikasi seperti “aummmm”, “cit…cit”, “cut…cut” dan lainya.
Disuatu pagi yang cerah dimana para penduduk yang pekerja keras dan pantang menyerah baru mulai menjalankan aktifitasnya, berangkatlah seorang diri sipemuda yang diberi nama oleh orang tuanya Amad untuk berburu kehutan yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Berjam-jam lamanya perjalan ditempuh dengan berjalan kaki untuk bisa memasuki hutan belantara sebagai tempat tujuan berburu si Amad.
Baca selengkapnya ‘Buah Dibalas Peluru’
Popularity: 1%





