Tag Archive for 'Aceh Blogger'

Mau Netbook Gratis? Ikut Lomba Menulis di AcehPedia

AcehPedia dan Komunitas Aceh Blogger mengadakan lomba menulis dengan hadiah 3 unit netbook, anda tertarik? berikut ini info dari situ Acehpedia.org, semoga anda salah satu orang yang bisa memenangkan laptop tersebut.

Lomba menulis artikel ini merupakan bagian dari kampanye “Ayo Menuliskan Aceh di Internet!” dan untuk meningkatkan jumlah artikel pada AcehPedia dengan berbasis konten lokal, serta dalam rangka menjaring kontributor aktif AcehPedia. Lomba ini di diselenggarakan oleh Komunitas Aceh Blogger (Aceh Blogger Communnity) Continue reading ‘Mau Netbook Gratis? Ikut Lomba Menulis di AcehPedia’

Popularity: 1%

Polisi dan Blog

Polisi nge-blog? apa saya tidak salah tulis atau saya sedang bermimpi? tapi kenyataan ini membuat saya dan Mymoen Doank masih tidak percaya walau acaranya sudah selesai. Kami tak membayangkan sebelumnya berada didepan 41 orang Polisi dari 23 Polres di Aceh dengan seragam lengkap ingin menembak kami.

Mati sudah pasti kalau 41 peluru bersarang ditubuh kecil nan ganteng ini. Tapi kami beruntung kali ini, sebab Bapak dan Ibu Polisi tidak membawa sejata Api, mereka hanya bawa laptop berbagai merek yang sudah terkoneksi dengan internet dan kamipun tak jadi mati sehingga sempat menulis tulisan ini. hahaha

Rabu (24/11/2010) saya dan Mymoen Doank si blogger kere itu yang juga aktifis dari Komunitas Aceh Blogger dapat kesempatan untuk mengajar cara membuat dan menulis diblog, materi yang kemi berikan selama 1,5 jam di Aula Machdum Sakti Polda Aceh hanya cara membuat blog, menulis artikel dan mengkatagorikan plus sedikit cara mengganti tampilan. Continue reading ‘Polisi dan Blog’

Popularity: 1%

Konten Lokal Pemerintah Aceh

Fantastis, mungkin itu kata yang tepat saya ucapkan untuk Pemerintah Aceh yang sudah menyediakan layanan konten lokal. Layanan yang ditawarkan ada berbagai macam seperti vidio , foto sharing dan yang paling menarik bagi saya adalah layanan blog hosting gratis. Semua layanan ini tak jauh beda dengan layanan serupa dari penyedia lain, namun ada satu hal yang menjadi perhatian saya. Lokal konten, apakah itu?
Cita-cita pemerintah Aceh untuk mewujudkan cyber province selangkah lebih maju dengan hadirnya layanan ini, hal ini didukung oleh penempatan titik hotspot yang bisa diakses publik secara gratis ke server pemerintah Aceh tapi tidak bisa melakukan koneksi keluar jaringan. Namun untuk pengguna diluar tetap bisa mengakses server pemerintah Aceh. Menarik bukan?

Continue reading ‘Konten Lokal Pemerintah Aceh’

Popularity: 2%

Husnul Terbaring di Ruang Isolasi

Husnul Zafirah terbaring lemas di ruang isolasi RSUZA Banda Aceh

Husnul Zafirah terbaring lemas di ruang isolasi RSUZA Banda Aceh

Tangan kecil itu tak henti-hentinya menggaruk kepalanya yang luka. Darah bercampur nanah keluar tanpa henti. Malah, beberapa belatung kecil seukuran ujung korek api ikut keluar dari tempurung kepala dan telinga gadis kecil yang malang itu.

Husnul Zafirah, bocah warga Gampong Bangkeh, Kecamatan Geumpang, Pidie, sejak sepekan terakhir menderita penyakit aneh. Berawal dari demam yang sangat tinggi kemudian muncul benjolan-benjolan hitam disekujur tubuhnya yang mengeluarkan darah dan nanah jika digaruk.

Jarang sekali putri ke empat Nurlela ini suhu badannya panas. Kalau pun demam, seperti setahun yang lalu, Husnul masih mampu ke sekolah

“Sekarang demamnya tinggi sekali dan tumbuh benjolan hitam,” ungkap wanita yang harus menjadi penopang hidup keluarganya sejak sang suami hilang pada masa konflik delapan tahun silam. Melihat kondisi buah hatinya yang semakin kritis, sang bunda, Nurlela, langsung membawanya ke Puskesmas Geumpang. “Sehari Husnul dirawat disana, setelah itu dirujuk ke Rumah Sakit Sigli,” ungkapnya. Berbekal kartu Askeskin, wanita itu langsung membawa anaknya ke RSU Sigli pada Selasa (20/10). Continue reading ‘Husnul Terbaring di Ruang Isolasi’

Popularity: 10%

Menduniakan Bahasa Aceh Lewat Wikipedia

ace_wikiBahasa adalah penggunaan kode yang merupakan gabungan fonem sehingga membentuk kata dengan aturan sintaks untuk membentuk kalimat yang memiliki arti. Bahasa memiliki berbagai definisi diantaranya yaitu; satu peralatan yang digunakan untuk menyampaikan konsep riil mereka ke dalam pikiran orang lain atau satu sistem untuk mewakili benda, tindakan, gagasan dan keadaan, dan masih banyak lagi. Bahsa Acèh (Bahasa Aceh) merupakan bagian dari Keluarga Bahasa Malayo-Polinesia yang umunya digunakan oleh masyarakat pesisir pantai barat dan timur Aceh mulai dari Aceh Barat  sampai Aceh Timur .

Sebagai salah satu bahasa daerah di nusantara bahsa Acèh  mengalami nasib yang sama dimana semakin hari semakin ditinggalkan penggunaannya oleh generasi muda. Pemuda sekarang merasa malu bila berbicara dalam bahsa Acèh apalagi keinginan untuk mempelajarinya sangatlah kurang, namun demikian bukan tidak ada yang peduli. Hal ini bisa dilihat dari beberapa generasi muda Aceh baik yang  bermukim di Aceh atau sedang menuntut ilmu di luar negeri bahkan yang sudah menjadi warga negara lain yang coba mempopulerkan bahsa Acèh terutama secara daring (online) melalui media wikipedia. Continue reading ‘Menduniakan Bahasa Aceh Lewat Wikipedia’

Popularity: 31%

Seminar “Ayo, Menuliskan Aceh di Internet!”

ayo-menulis Aceh adalah kisah yang tak pernah selesai. Lapis demi lapis tragedi dan perjuangan kehidupan mewarnai bumi Nanggroe.

Mulai dari pergolakan konflik, gebrakan ombak dahsyat tsunami, derap rekonstruksi, perjuangan masyarakat untuk bangkit kembali menata hidup pasca bencana, juga kerikil tajam yang dihadapi dalam menganyam perdamaian.Alangkah indah bila berbagai kisah pahit-manis ini dituturkan secara aktif dalam beragam perspektif. Dengan berbagi, akan terbuka wawasan untuk saling memahami keragaman.

Dengan berbagi, akan terjadi proses penyembuhan luka batin dan proses belajar menuju Aceh yang lebih baik. Dengan berbagi, wajah Aceh akan tampil secara lebih menyeluruh kepada dunia.

Demi mendorong budaya menulis, memupuk semangat berbagi kisah dan pengalaman, Komunitas Aceh Blogger akan menggelar workshop berjudul “Ayo, Menuliskan Aceh di Internet!”.

Continue reading ‘Seminar “Ayo, Menuliskan Aceh di Internet!”’

Popularity: 21%

Kurang Sehat

Judul diatas merupakan status saya selama 4 hari di Yahoo Messenger dan status tersebut telah menggugah hati beberapa kawan Aceh Blogger untuk menjenguk. Awal mula saya mendapatkan sebuah sms menananyak kabar, tapi sms tersebut tidak terbaca oleh saya, tak lama kemudian handphone berdering pertanda ada yang memanggil dari sebelah ingin bicara. Saya angkat telpon dan ternyata Fauzan salah satu pentolan Aceh Blogger menanyakan keadaan saya dan posisi, setelah pembicaraan singkat pembicaraanpun terputus dengan mendapatkan 1 poin. Setelah sambungan telpon terputus baru saya sadar ada sms yang masuk, saya coba lihat, ternyata sms dari Fauzan menanyakan hal yang sama via voice.

Continue reading ‘Kurang Sehat’

Popularity: 7%

Eh, Muslim Rohingya Dilupakan lagi?

 

Masih ingat etnik Rohingya? Manusia perahu yang terdampar di perairan Aceh, kemudian diselamatkan oleh nelayan kita, 193 orang di Sabang dan 220 di Idi, bahkan 22 lainya tewas dan dibuang ke laut ketika masih terkatung-katung di laut. Sedih bukan?

Saya harap Anda masih mengingatnya!

Rohingya etnik di negara Burma. Namun, tahun 1989 Burma berubah nama menjadi Myanmar dan Rohigya pun tak terdaftar sebagai etnik di negaranya.  Dari 137 etnik yang diakui di Myanmar, muslim Rohingya tak pernah mendapatkan pengakuan sebagai warga dalam sebuah negara.

Dalam kasus ini, Etnis Rohingya disebut sebagai Stateless and Forgotten People (warga tanpa kewarganegaraan dan dilupakan) oleh kalangan aktivis.

Manusia perahu bukan pilihan

Terusir dari negerinya dan menjadi manusia perahu (boat people) bukan pilihan. Sekitar 1200 warga Rohingya meninggalkan Myanmar pada bulan Desember 2008 menuju Thailand. Rahmat, salah seorang warga Myanmar yang sedikit fasih berbahasa Melayu, mengatakan umumnya mereka beragama Islam yang sebelumnya bekerja di Thailand. “Namun oleh Pemerintah Thailand, tanpa alasan yang jelas kami dikumpulkan dan dibawa ke sebuah pulau. Selanjutnya kami dihanyutkan dengan perahu yang rata-rata berukuran 20×5 meter,” sebutnya.

Continue reading ‘Eh, Muslim Rohingya Dilupakan lagi?’

Popularity: 8%