
Wagub Aceh sekaligus ketua panitia PKA 5 bersalaman dengan Bupati Aceh Tengah pada malam penutupan PKA 5
Peukan Keubayaan Aceh (PKA) 5 yang merupakan hajatan budaya 4 tahunan di negeri yang menerapkan hukum Syariah konon katanya menghabiskan dana miliaran rupiah ini menyedot pengunjung ratusan ribu setiap harinya. Sejatinya sebuah even budaya skala internasional menampilkan secara keseluruhan budaya Aceh baik permainan rakyat atau tarian-tarian dan lainya.
Berbarengan dengan PKA 5 yang juga diadakan pameran yang menurut panitia pelaksana berskala internasional juga dengan tema “Aceh International Expo” ini ditempat berbeda namun berdekatan. Even ini menyedot perhatian hampir seluruh masyarakat Aceh ditambah lagi publikasi media yang sangat kentara saban hari pada media lokal.
Penyelenggaraan PKA tentulah dimaksudkan sebagai upaya melestarikan kekayaan budaya Aceh dan menjadikannya spirit berperi-kehidupan dalam suatu hubungan universal umat manusia. Orisinalitas kultur keAcehan diakui mengandung sifat humanisme dan bermuara pada maujud sosial yang amat dinamis. Itulah akar kekuatan Aceh sehingga pada ruang dan waktu manapun ia memiliki eksistensi sosial amat kuat dalam rasionalitas egalitarian.
Continue reading ‘Catatan Dari Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 5′
Popularity: 31%
menyerah pada 1904, tapi perlawanan rakyat Aceh dengan perang gerilya terus berlanjut.
Postingan ini bukan tulisan saya, saya hanya sekedar ingin berbagi, kerena artikel ini menarik buat saya. Saya coba share diblog ini semoga berguna.
DI awal tahun 2008, Muhammad Nabil Berri punya kesibukan baru. Saban hari ia menyambangi warung internet usai jam kuliah. Ia tak melahap situs berita atau jejaring sosial yang digandrungi kawula muda. Selama berjam-jam ia betah memelototi monitor komputer di warnet untuk memperbarui laman web yang baru dibuatnya.
Selasa menjadi hari keramaian (peukan) di kecamatan Gandapura, banyak masyarakat yang berbelanja pada hari tersebut namun bukan berarti hari-hari lain masyarakat tidak kepasar. Hari peukan menjadi suatu tradisi di sebagian daerah, misalnya kecamatan Sawang hari peukan diadakan pada hari Rabu, Nisam hari kamis dan lainya.
Bola matanya nanar, menatap dari balik jendela kamar berdiamer 3×3 itu. Di atas dipan yang mengeluarkan bau pesing, gadis yang kaki dan badanya mengecil ini, hidup serba memprihatinkan. Dia hanya bisa membolak-balikan badanya, seolah mengharap iba.
Bahasa adalah penggunaan kode yang merupakan gabungan fonem sehingga membentuk kata dengan aturan sintaks untuk membentuk kalimat yang memiliki arti. Bahasa memiliki berbagai definisi diantaranya yaitu; satu peralatan yang digunakan untuk menyampaikan konsep riil mereka ke dalam pikiran orang lain atau satu sistem untuk mewakili benda, tindakan, gagasan dan keadaan, dan



