Catatan Dari Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 5

Wagub sekaligus ketua panitia PKA 5

Wagub Aceh sekaligus ketua panitia PKA 5 bersalaman dengan Bupati Aceh Tengah pada malam penutupan PKA 5

Peukan Keubayaan Aceh (PKA) 5 yang merupakan hajatan budaya 4 tahunan di negeri yang menerapkan hukum  Syariah konon katanya menghabiskan dana miliaran rupiah ini menyedot pengunjung ratusan ribu setiap harinya. Sejatinya sebuah even budaya skala internasional menampilkan secara keseluruhan budaya Aceh baik permainan rakyat atau tarian-tarian dan lainya.

Berbarengan dengan PKA 5 yang juga diadakan pameran yang menurut panitia pelaksana berskala internasional juga dengan tema “Aceh International Expo” ini ditempat berbeda namun berdekatan. Even ini menyedot perhatian hampir seluruh masyarakat Aceh ditambah lagi publikasi media yang sangat kentara saban hari pada media lokal.

Penyelenggaraan PKA tentulah dimaksudkan sebagai upaya melestarikan kekayaan budaya Aceh dan menjadikannya spirit berperi-kehidupan dalam suatu hubungan universal umat manusia. Orisinalitas kultur keAcehan diakui mengandung sifat humanisme dan bermuara pada maujud sosial yang amat dinamis. Itulah akar kekuatan Aceh sehingga pada ruang dan waktu manapun ia memiliki eksistensi sosial amat kuat dalam rasionalitas egalitarian.

Continue reading ‘Catatan Dari Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 5′

Popularity: 31%

Surat Pernyataan Perang Pemerintah Hindia Belanda Terhadap Kerajaan Aceh

Perang Aceh adalah perang Kesultanan Aceh melawan Belanda dimulai pada 1873 hingga 1904. Kesultanan Aceh surat_pernyataan_perang_perang_pemerintah_hindia_belanda_terhadap_kerajaan_aceh_kecilmenyerah pada 1904, tapi perlawanan rakyat Aceh dengan perang gerilya terus berlanjut.

Pada tanggal 26 Maret 1873 Belanda menyatakan perang kepada Aceh, dan mulai melepaskan tembakan meriam ke daratan Aceh dari kapal perang Citadel van Antwerpen. Pada 8 April 1873, Belanda mendarat di Pantai Ceureumen di bawah pimpinan Johan Harmen Rudolf Köhler, dan langsung bisa menguasai Masjid Raya Baiturrahman. Köhler saat itu membawa 3.198 tentara. Sebanyak 168 di antaranya para perwira (wikipedia bahasa indonesia).

Berikut ini adalah surat pernyataan perang pemerintah Hindia Belanda terhadap Kerajaan Aceh.

PROCLAMATIE

De Gouverneur-General van Nederlandsch-Indie, Opperbevelhebber der land en zeemagt van Zijne Majesteit den Koning der Nederlanden beooten de Kaap de Goede Hoop.

Continue reading ‘Surat Pernyataan Perang Pemerintah Hindia Belanda Terhadap Kerajaan Aceh’

Popularity: 34%

Struktur Militer Angkatan Perang Kerajaan Atjeh

aceh_fadli_dot_web_dot_idPostingan ini bukan tulisan saya, saya hanya sekedar ingin berbagi, kerena artikel ini menarik buat saya. Saya coba share diblog ini semoga berguna.

Balai Laksamana Amirul Harb

Menurut Qanun Meukuta Alam (Konstitusi Negara/Undang-undang Kerajaan Atjeh), di antara lembaga-lembaga negara tertinggi terdapat Balai Laksamana Amirul Harb (Departemen Pertahanan), dan pejabat tinggi yang memimpinnya bergelar Orangkaya Laksamana Wazirul Harb (Menteri Pertahanan) yang mengepalai Angkatan Darat dan Angkatan Laut.

Qanun selanjutnya menyebutkan gelar-gelar perwira pada Balai Laksamana, yaitu:

  1. Seri Bentara Laksamana
  2. Tandil Amirul Harb
  3. Tandil Kawal Laksamana
  4. Budjang Kawal Bentara Sijasah
  5. Budjang Laksamana
  6. Tandil Bentara Semasat
  7. Budjang Bentara Sidik
  8. Tandil Radja
  9. Budjang Radja
  10. Magat Seukawat
  11. Budjang Akijana; dan
  12. Tandil Gapounara Sijasah

Continue reading ‘Struktur Militer Angkatan Perang Kerajaan Atjeh’

Popularity: 34%

Ayo, Menulis di Wiki Aceh!

Gara-gara membidani lahirnya Wikipedia berbahasa Aceh, ia sempat tak lulus matakuliah. Ini upaya anak muda melestarikan bahasa Aceh di jagat maya. Dan, Wikipedia berbahasa Aceh pun tinggal selangkah lagi.

wikipedia_bahsa_acehDI awal tahun 2008, Muhammad Nabil Berri punya kesibukan baru. Saban hari ia menyambangi warung internet usai jam kuliah. Ia tak melahap situs berita atau jejaring sosial yang digandrungi kawula muda. Selama berjam-jam ia betah memelototi monitor komputer di warnet untuk memperbarui laman web yang baru dibuatnya.

Saat itu, Nabil baru saja membuat halaman Wiki dalam bahasa Aceh. Ia mengajukan proposal kepada Wikimedia Foundation untuk menyediakan halaman khusus bagi pengembangan bahasa dan budaya Aceh di situs ensiklopedi daring (online), Wikipedia. Wikipedia merupakan ensiklopedia daring yang digemari warga dunia.Keinginan Nabil untuk membidani lahirnya Wikipedia dalam bahasa Aceh, terinspirasi dari Wikipedia dalam sejumlah daerah. Sebut saja misalnya, ada Wikipedia dalam bahasa Jawa, Sunda, dan Banyumasan.

Continue reading ‘Ayo, Menulis di Wiki Aceh!’

Popularity: 34%

Transaksi Bisnis di Pasar Lembu Gandapura

img_5835Selasa menjadi hari keramaian (peukan) di kecamatan Gandapura, banyak masyarakat yang berbelanja pada hari tersebut namun bukan berarti hari-hari lain masyarakat tidak kepasar. Hari peukan menjadi suatu tradisi di sebagian daerah, misalnya kecamatan Sawang  hari peukan diadakan pada hari Rabu, Nisam hari kamis dan lainya.

Hiruk pikuk pasar pada hari peukan yang menjual berbagai macam kebutuhan masyarakat ini pula yang mendorong banyaknya pembeli pada hari tersebut. Masyarakat pedalaman biasanya akan turun berbelanja pada hari peukan untuk kebutuhan selama satu minggu sampai hari peukan selanjutnya.

Nyoe keubeu endok, yum jih 14 juta 800 ribu rupiah, lon peubloe karena peureule peng. Keubeu nyo biasa jih dipakek untuk menundoek di glee untuk peutren-peutren kaye. kata Hasan pada saya.

Macam-macam kebutuhan yang dijual di hari peukan antara lain, ikan asin, baju, sepeda, sepeda motor bekas, bumbu dapur sampai hewan ternak (kambing, biri-biri, kerbau dan lembu). Continue reading ‘Transaksi Bisnis di Pasar Lembu Gandapura’

Popularity: 33%

Derita Putri Pengembala

6369_1171835182444_1424959777_30469339_3462122_nBola matanya nanar, menatap dari balik jendela kamar berdiamer 3×3 itu. Di atas dipan yang mengeluarkan bau pesing, gadis yang kaki dan badanya mengecil ini, hidup serba memprihatinkan. Dia hanya bisa membolak-balikan badanya, seolah mengharap iba.

21 tahun lalu, menjelang magrib, Muhammad Dehan, pulang dari mengembala ternak dan memotong rumput. Pria yang kini berusia 64 tahun itu, mendapati Nurjannah, putri pertamanya, kejang-kejang. menjelang siang, rumahnya didatangi petugas kesehatan dan menyuntikkan vaksin tetanus ke tubuh Nurjanah.

“Waktu itu usia Nurjannah masih empat bulan, dia kejang-kejang sampai dua hari dua malam, kami tidak punya biaya membawanya ke dokter,” kata warga Desa Lamtimpeung, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar itu, Selasa, 30 Juni 2009.
Continue reading ‘Derita Putri Pengembala’

Popularity: 31%

Menduniakan Bahasa Aceh Lewat Wikipedia

ace_wikiBahasa adalah penggunaan kode yang merupakan gabungan fonem sehingga membentuk kata dengan aturan sintaks untuk membentuk kalimat yang memiliki arti. Bahasa memiliki berbagai definisi diantaranya yaitu; satu peralatan yang digunakan untuk menyampaikan konsep riil mereka ke dalam pikiran orang lain atau satu sistem untuk mewakili benda, tindakan, gagasan dan keadaan, dan masih banyak lagi. Bahsa Acèh (Bahasa Aceh) merupakan bagian dari Keluarga Bahasa Malayo-Polinesia yang umunya digunakan oleh masyarakat pesisir pantai barat dan timur Aceh mulai dari Aceh Barat  sampai Aceh Timur .

Sebagai salah satu bahasa daerah di nusantara bahsa Acèh  mengalami nasib yang sama dimana semakin hari semakin ditinggalkan penggunaannya oleh generasi muda. Pemuda sekarang merasa malu bila berbicara dalam bahsa Acèh apalagi keinginan untuk mempelajarinya sangatlah kurang, namun demikian bukan tidak ada yang peduli. Hal ini bisa dilihat dari beberapa generasi muda Aceh baik yang  bermukim di Aceh atau sedang menuntut ilmu di luar negeri bahkan yang sudah menjadi warga negara lain yang coba mempopulerkan bahsa Acèh terutama secara daring (online) melalui media wikipedia. Continue reading ‘Menduniakan Bahasa Aceh Lewat Wikipedia’

Popularity: 31%

Jenis dan Bentuk Ukuran Panjang Dalam Masyarakat Aceh

Tulisan ini akan memberikan sedikit gambaran bagaimana masyarakat Aceh dalam keseharian menggunakan istilah tersendiri dalam hal pengukuran. Yang menarik adalah sebelum adanya alat canggih dalam mengukur, masyarakat Aceh sudah memiliki standard tersendiri.

Dalam bahasa Aceh pengukuran biasanya menggunakan anggota tubuh dengan istilah seunipat. Berikut istilah-istilah ukuran tersebut yang disadur dari buku “Adat-Istiadat Masyarakat Aceh” dan berbagai sumber, semoga beguna.

1. Si Atout Jaroe

 Untuk mengukur pangjang yang sama dengan seruas jari

2. Si Batee

 yaitu jarak yang sama dengan jarak 1 km atau 1000 meter dan dapat diukur dengan seribu langkah orang dewasa. Continue reading ‘Jenis dan Bentuk Ukuran Panjang Dalam Masyarakat Aceh’

Popularity: 37%

No Simpati Nusantara – Telkomsel Dalam Kenangan

Lama sudah kita bersama layaknya orang pacaran, kita seharusnya sudah menikah dan membangun rumah tangga yang sakinah mawaddah warrahmah. Hubungan ini dimulai akhir tahun 2001 silam dan sampai kini kita tetap bersama walau sudah ganti no gara-gara tsunami dan tambah no untuk layanan lain. Macam orang pacaran aja, gak ada hubungannya tau. Tulisan ini akan mengisahkan tentang sejarah no/simcard simpati nusantara yang saya pakai saat ini. Anda punya sejarahnya juga? ayo dituliskan.

Sedikit berbagi pengalam pada awal-awal menggunakan teknologi baru yang bernama handphone atau HaPe bahasa gaulnya. Pada akhir 2001 silam saya membelikan sabuah HaPe Nokia 8300 dimana pada saat itu HaPe tersebut merupakan seri yang lumayan canggih. SIM Card yang tertanam didalamnya Simpati Nusantara dari Telkomsel yang saya beli dengan harga Rp. 200.000,- dan telah tersisi Rp. 100.000,- pulsa pada saat itu, mahal benar memang kalau kita bandingkan dengan sekarang dimana harga kartu perdana sekarang cuma Rp. 10.000,- (kalau gak salah, karena gak pernah beli sih).

HaPe tersebut sekarang sudah tidak ada lagi, pada 26 Desember 2004 silam dia telah pergi untuk selama-lamanya bersama dengan no/sim card didalamnya dan aku tak tau dimana kuburanya, sungguh sedih. halah macam kehilangan anggota keluarga aja, itu khan cuma HaPe. :p Continue reading ‘No Simpati Nusantara – Telkomsel Dalam Kenangan’

Popularity: 50%

Lomba nge-Blog HUT Telkomsel 14 Tahun

Tulisan dibawah ini merupaka hasil copy paste (tabiat malas) dari websitenya Telkomsel Community,  Semoga bermanfaat. Kira-kira kalau mau ikutan nulis nantinya cocoknya  apa ya, sepertinya nulis tentang telkomsel flash mantap ini sesuai dengan koneksi telkomsel flash yang juga mantap. Oh ya banner di blog ini kok gede amat logo telkomselnya, mungkin kawan-kawan bertanya apa blog ini sudah mendapatkan sponsor dari telkomsel? oh…… tidak, tidak sama sekali. 

Saya rela menempelkan baner tersebut semata-mata sebagai bentuk apresiasi saya terhadap layanan Telkomsel terutama Simpati dan dan Flash nya. dengan Simpati saya bisa menjalin silaturrahmi dan Flash membuat saya online 24 jam 7 hari seminggu dan blog ini tetap bisa diupdate walau berada didaerah terpencil sekalipun seperti Pulo Aceh.

Melalui tulisan ini saya secara pribadi juga ingin mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN yang ke 14 untuk TELKOMSEL dengan harapan jaringan 3g/HSDPA semakin luas jangkaunya, Semoga…..

——————————————– mulai copy paste ————————————————

Dear All Para Bloggers!

Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Telkomsel yang ke-14, Telkomsel Blogger Community bersama “Blogger-Sumut” dan “Aceh-Blogger” bekerjasama mengadakan “Lomba nge-Blog HUT Telkomsel 14 Tahun“.

Banner Lomba Merah Putih    

Banner Lomba Merah Putih

Judul ataupun Tema :
Tema posting dan area liputan bebas, namun posting yang mengarah pada tema:

Popularity: 32%

Lomba Blog “Ayo Menuliskan Aceh di Internet!” (DIPERPANJANG)

Menindaklanjuti rangkaian seminar “Ayo Menuliskan Aceh di Internet” yang telah dilakukan, maka Komunitas Aceh Blogger dengan didukung oleh Ford FoundationGlobal Environment Facility – Small Grants Programme IndonesiaAirputih Palapa, Institut Tempo, dan Aceh Information Technology Development akan menggelar acara Lomba Blog “Ayo Menuliskan Aceh di Internet”.

Persyaratan Peserta:

  1. Memiliki blog
  2. Melampirkan daftar riwayat hidup, alamat lengkap, nomor telepon, email dan dikirimkan ke info@acehjourney.net.

Pelaksanaan Lomba :

  1. Tulisan harus dituliskan dalam sebuah blog.
  2. Alamat blog (URL) yang memuat tulisan tersebut serta judulnya dikirimkan via email ke panitia di info@acehjourney.net. Akan lebih baik jika tulisan yang dilombakan dapat diakses melalui RSS.
  3. Tulisan tersebut akan diunduh oleh Panitia, dan kemudian akan dilakukan penilaian oleh Dewan Juri.
  4. Lomba blog ini tertutup bagi panitia pelaksana dan akan ditutup pada tanggal 10 Mei 200925 Mei 2009. Continue reading ‘Lomba Blog “Ayo Menuliskan Aceh di Internet!” (DIPERPANJANG)’

Popularity: 26%

Pepatah Aceh I

Bak ie raya bek ta theun ampeh

Bak ie tarek bek ta theun bubee

Bek ta meurakan ngon si paleh

Hareuta abeh, geutanyoe malee

Pada aliran air bah jangan dipasang  jaring

Pada air deras jangan dipasang bubu

Jangan bersahabat dengan orang jahat

Harta habis, kita mendapat malu Continue reading ‘Pepatah Aceh I’

Popularity: 37%