
Foto source: tukangsinyal.wordpress.com
Sangat bijak opini Muhammad Firmansyah di harian serambi indonesia edisi 6 mei 2010 dalam menyikapi permasalahan menjamurnya odong-odong di bandar wisata islami Banda Aceh. Win-win solution yang ditawarkan layak mendapatkan pertimbangan pemerintah kota Banda Aceh yang digawangi oleh Ir. Mawardy Nurdin, M.Eng, Sc.
Bisnis masyarakat kelas bawah dengan pengguna jasa bisnis tersebut dari berbagai level strata ekonomi ini sedikit banyak telah memberikan lapangan kerja baru, betapa tidak setiap odong-odong sekurang-kurangnya akan menampung 2 tenaga kerja, satu sebagai supir dan satu kondektur/kernet.
Lain orang lain pula cara pandangnya, ada sebagaian orang melihat kehadiran odong-odong telah menggangu arus lalulintas karena odong-odong berjalan lambat dan bertubuh panjang. Namun hal ini bisa dicegah dengan mengarahkan rute perjalanan odong-odong pada jalan-jalan yang tidak padat dan larangan beroperasi pada saat-saat jam masuk, istirahat dan pulang kantor. Karena kepadatan lalulintas kota Banda Aceh hanya terjadi 3 kali dalam sehari pada waktu-waktu sebagaimana disebutkan diatas.
Baca selengkapnya ‘Odong-odong Enak Dong’
Popularity: 3%
Ada tiga pilar untuk menghadapi tantangan dan kendala dunia pendidikan. Rumusan itu telah dituangkan dalam rencana strategis (Renstra) pendidikan tahun 2005-2009 sebagai suatu kebijakan. Ketiga pilar tersebut adalah;
1. Perluasan dan Pemerataan Akses Pendidikan;
Pemerataan dan perluasan akses pendidikan diarahkan pada upaya memperluas daya tampung satuan pendidikan serta memberikan kesempatan yang sama bagi semua peserta didik dari berbagai golongan masyarakat yang berbeda baik secara sosial, ekonomi, gender, lokasi tempat tinggal dan tingkat kemampuan intelektual serta kondisi fisik. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas penduduk Indonesia untuk dapat belajar sepanjang hayat dalam rangka peningkatan daya saing bangsa di era global, serta meningkatkan peringkat indeks pembangunan manusia (IPM) hingga mencapai posisi sama dengan atau lebih baik dari peringkat IPM sebelum krisis. Untuk itu, sampai dengan tahun 2009 dilakukan upayaupaya sistematis dalam pemerataan dan perluasan pendidikan, dengan mempertahankan APM-SD pada tingkat 95%, memperluas SMP/MTs hingga mencapaiAPK 98,0% serta menurunkan angka buta aksara penduduk usia 15 tahun ke atas hingga 5%.
Penuntasan Wajar Dikdas 9 tahun memperhatikan pelayanan yang adil dan merata bagi penduduk yang menghadapi hambatan ekonomi dan sosial-budaya (yaitu penduduk miskin, memiliki hambatan geografis, daerah perbatasan, dan daerah terpencil), maupun hambatan atau kelainan fisik, emosi, mental serta intelektual peserta didik. Untuk itu, diperlukan strategi yang lebih efektif antara lain dengan membantu dan mempermudah mereka yang belum bersekolah, putus sekolah, serta lulusan SD/MI/SDLB yang tidak melanjutkan ke SMP/MTs/SMPLB yang masih besar jumlahnya, untuk memperoleh layanan pendidikan.
Baca selengkapnya ‘Tiga Pilar Pendidikan Nasional’
Popularity: 6%
Published on
April 18, 2010 in
Catatan.
The weak customer chooses the understandable rack.Did you know that gold can guarantee your life for present and also the time? So before all that, let’s look at what Golden is better anyway? Gold can also be used for your collection and of course, women, fun. The last is from the guys topic. Anyway, it is good to diversify. Suppose you have invested in equities, real estate, bonds, mutual funds, etc etc etc, just buy gold bullion is a good alternative.
GoldCoinsGain.com is the answer. The most beautiful gold coin ever website. With their good looking simple page template and a big flash of their design on the front page, all visitors will not get bored when entering this site, believe me! Smells good.
Baca selengkapnya ‘Buy Gold From goldcoinsgain.com, is cheap and essy’
Popularity: 2%
Namanya T. Shahibul Amnar. Usianya masih 16 tahun. Usia di mana remaja-remaja seusianya sedang menikmati masa-masa belajarnya di sekolah. Namun tidak demikian dengan Shahibul. Ia kini harus terbaring di kasur kamarnya.
Dokter mendiagnosanya Motor Neuron Disease. Suatu penyakit di mana keempat anggota geraknya lumpuh. Ia pun kini menjadi sangat kurus.
Kedua orang tuanya hanyalah pegawai kecil sehingga tidak mampu untuk membiayai pengobatannya dengan sempurna. Sebelumnya Shahibul sudah pernah dirawat di RSUD Zainal Abidin Banda Aceh, namun karena ketiadaan biaya kedua orang tuanya memutuskan untuk membawanya pulang.
Sungguh berat musibah yang dialami oleh kedua orang tuanya. Sebelumnya adik Shahibul, T. Muntahar yang masih bersekolah di SMP, menderita Leukemia. Ia pun sempat dirawat di RSUD Zainal Abidin. Namun, lagi-lagi karena ketiadaan biaya, ia pun dibawa pulang oleh kedua orang tuanya dan akhirnya ia pun dipanggil kembali oleh Allah swt.
Baca selengkapnya ‘Shahibul Membutuhkan Uluran Tangan Anda’
Popularity: 2%
Dileuen astana djeumpa kasturi
Ditjóng bak giri aneuk leuek kutru
Keu Abu Nawas lon peugah rawi
Teungoh neukheun kri nibak tuanku
Peugah hareutoë lumpoë terdjadi
Bak Radja doli neupeugah ladju
Trók sidroë ureueng geukheun meunoë kri
Hgon badjèe hadji djanggot meutabu
Tadjak kueh tanoh bak rumoh Qali
Meumeuh ulon bri meungna sigeutu
Napeuet boh guroë asoë meunjan pi
Djinoë djak ungki keudèh tjok ladju
Meunan rahsia Meukuta nanggri
Njangdjeuet terdjadi dilón terburu
Djaweueb di Radja haba meunoë kri
Meunjoë meunan pi bèk ta meunafsu
Meulumpoë kajém lam djén peunari
Bekróh padöli ta patéh ladju
Meulumpoë dja-éz wadjéb hana pi
Meunan neukheun kri uléh Tuanku
Di Abu Nawas peugah meunoë kri
Wahé e doli neudeungo aku
‘Oh ulon lumpoë sampoë Tuhan bri
Hana meulisi batjut sigeutu
Adak keumeunan e ‘Alam Sjahi
Keudéh ngon Qali peusapat aku
Di Abu Nawas peugah meunan kri
Njan nibak doli radja meusjeuhu
Radja neupanggé keunanlé Qali
Teuma neusudi pakri ban laku
Uram ngon udjong habéh neurawi
Heutanjong takbi uléh Tuanku
Baca selengkapnya ‘Djeumpa Kasturi, Hikayat Abu Nawas’
Popularity: 3%