Archive for the 'Travel' Category

Petualang Dari Sabang Sampai Merauke

Salah seorang teman saya yang memiliki jiwa petualangan luar biasa akan melakukan perjalanan panjang mengelilingi Indonesia menggunakan sepeda motor dari nol kilometer paling barat (Sabang) menuju nol kolometer ujung timur (Merauke) Indonesia. Perjalanan ini sendiri diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan mulai 1 Mei 2011. Dengan jumlah pulau 17.000 tentunya perjalanan ini tidak akan bisa menjajakan kaki disetiap pulau tersebut.

Self dan Samir bersepeda motor dari Sabang sampai Merauke, sampai titik bensin penghabisan!

Self dan Samir adalah dua pemuda yang akan melakukan petualangan ini, saya banyak berbincang-bincang dengan Samir yang juga seorang penyelam handal tentang petualangan yang akan menempuh jarak sekitar 5326Km atau 3.525 mil dalam garis lurus. Samir bercerita bagaimana mereka harus menjadwalkan waktu yang benar-benar pasti karena ada kapal antar pulau yang hanya berangkat 2 minggu sekali bahkan ada yang sebulan sekali. Bayangkan bila terlambat sehari harus menunggu sebulan lamanya. Continue reading ‘Petualang Dari Sabang Sampai Merauke’

Popularity: 1%

Undi Saya Jadi Gubernur Aceh 2012

Halo…. Bapak, Ibu dan saudara-saudara semua pengunjung setia blog ini (kalau ada), saya minta tolong mengundi saya di pemilihan Gubernur Aceh 2012 nanti, Ups…. yang benar My Selangor Story Blog Competition 2010.

Oh ya…. saya cerita sedikit tentang lomba ini. Tourism Selangor Malaysia mengundang 30 blogger dari 3 negera (ID, MY & SG) dalam suatu tour selama 6 hari 5 malam untuk mengunjungi objek wisata disana. Kegiatan ini sendiri mendapatkan liputan luas dari media Malaysia, silahkan di cek dengan key word “My Selangor Story” dengan mbah gugel.

Setelah melancong secara gratis dengan layanan VIP dari para sponsor kami diwajibkan untuk menulis pengalaman selama tour diblog masing-masing untuk diperlombakan. Nah… salah satu bentuk penilaian (25%) adalah dari tingkat favoritnya tulisan tersebut dengan cara diundi oleh orang lain.

Untuk itu biar tulisan saya jadi favorit minta tolong di undi/vote dong tulisan saya berikut ini (6 tulisan) biar saya bisa menang. Itung-itung anda bantu saya kumpulin mas kawin (mahar/jeulame) yang semakin hari semakin mahal saja bagi blogger kere seperti saya ini, wahahahaha. Continue reading ‘Undi Saya Jadi Gubernur Aceh 2012′

Popularity: 1%

Zero Point Sumatra Island

Suara ombak membangunkan kami dipagi hari yang sangat dingin, kami tidur beralaskan terpal beratap awan namun ada juga yang tidur dalam tenda. Api unggun sudah mulai padam, jangkrik pun sudah tidak bernyanyi lagi yang ada sekarang suara burung dan monyet saling mengejek satu sama lain.

Di ujung pulau Sumatra kami menghabiskan malam sambil memancing dan menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan yang belum dirusak manusia. Disini pula kami bisa merasakan kedamian yang jauh dari kebisingan suara mesin. Oh…. sunggguh indah malam itu saat purnama memancarkan cahaya dan dedaunan memantulkanya bagaikan gemerlap lampu. Continue reading ‘Zero Point Sumatra Island’

Popularity: 1%

Sayonara My Selangor Story

Pentax K-x

Selesai bersuka cita semalam di Haven restauran dengan segudang canda dan tawa, jam 10 pagi Firefly akan membawa kami kembali kerumah masing-masing dengan pesawat jenis ATR 72-500 dengan nomor penerbangan FY2086 dari Subang Skypark menuju Penang. Sarapan pagi di Pyramid Tower Hotel dengan menu yang lezat dan beragam kami check-out dan langsung berangkat diantar salah seorang staff Turism Selangor setelah sebelumnya saling pamitan antar peserta tour My Selangor Story yang ada direstoran,
tidak semuanya hadir dan bahkan sudah ada yang duluan kabur yang tujuan ke Singapore karena memamng jadwal penerbangan pagi.

Di bandara Subang Skypark proses check-in berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun, malahan staff Firefly tak henti-hentinya menebarkan senyum dan siap memberikan pertolongan kepada sitiap penumpang yang mebutuhkan. Perjalan Subang – Penang ditempuh dalam waktu 1 jam lebih sedikit. Kami Blogger dari Aceh berjumlah 3 orang, Saya, Citra dan Husni.

Citra dan Husni langsung berangkat menuju Banda Aceh dengan maskapai yang sama pada jam 1.30 waktu Malaysia (WIB +1). Kami pun berpisah di Penang Airport yang selanjutnya saya melanjutkan perjalanan di Penang selam 2 hari untuk liburan pribadi. Tour My Selangor Story berakhir disini. Continue reading ‘Sayonara My Selangor Story’

Popularity: 2%

Indian Cuisine & Sunway Hotel

Indian Cuisine

Suara kicauan burung membangunkan saya, suatu hal langka yang dirasakan dipagi ini, biasanya suara kendaraan bermotor yang mebuat tidur tidak nyaman lagi namun tidak untuk hari ini, jarang-jarang saya bangun pagi bisa mendengarkan kicauan burung walau tinggal di kota kecil Banda Aceh.

Mandi pagi dilanjutkan dengan sarapan dan kamipun harus meninggalkan Dorani Home Stay untuk melanjutkan pengembaraan ketempat lain. Tujuan berikutnya adalah Sunway City. Sunway sendiri merupakan suatu tempat dimana terdapat 2 hotel didalamnya, shoping mall, taman bermain lagoon dengan banyak permainan didalamnya. Continue reading ‘Indian Cuisine & Sunway Hotel’

Popularity: 1%

Kuala Selangor dan Budaya Jawa

Kuil Cina

Tour memasuki hari ketiga, semakin hari keakraban antar peserta yang berbeda latar belakang ini semakin terasa dengan canda-canda yang membuat ketawa. Dari Resort world Genting kami menuju ke Air Terjun Kanching terlebih dahulu singgah di kuil Cina yang berdekatan dengan Resort World Genting.

Kuil Cina ini sendiri dibangun oleh pendiri Resort World Genting ditengah-tengah hutan dengan arsitekteur Cina. Saya berharap bisa belajar kungfu dari para sholin yang menuntut ilmu disana namun sayang harapan saya sia-sia karena tidak ada seorang biksupun yang kelihatan apalagi para sholin. Hehehe. Continue reading ‘Kuala Selangor dan Budaya Jawa’

Popularity: 1%

Royal Selangor & Resort World

Royal Selangor Visitor Centre

Jumpa lagi pada postingan kedua dalam tour My Slangor Story atau kawan-kawan sering menyebutnya #MSS. Bagun pagi lalu sarapan di restauran Hotel Carton Holiday tanpa membuang waktu lama karena terlambat bangun saking enaknya tidur dalam kamar yang nyaman.

Hari ini kami akan berkunjung ke dua tempat, salah satunya adalah Royal Selangor Visitor Centre. Royal Selangor merupakan sebua usaha kerajinan timah yang dibangun pada tahun 1885 oleh Yong Koon. Royal Selangor juga tercatat di Guinness World Records dalam hal mug timah terbesar di dunia.

Di Royal Selangor Visitor Centre kami diajak berkeliling sambil mendengarkan penjelasan dari tour guide tentang sejarah dan cara pengelolahan timah menjadi kerajinan tangan yang menarik. Semua proses dilakukan oleh manusia tau hand made tentunya dengan bantuan peralatan sederhana.

Continue reading ‘Royal Selangor & Resort World’

Popularity: 1%

I-City dan Up Town Selangor

Firefly di bandara Polonia Medan - Indonesia

Kamis 23 September 2010 perjalanan panjang menuju Selangor dimulai, berangkat menggunakan bus dari Banda Aceh menuju Medan tanpa ada kendala.

Selanjutnya perjalanan dilanjutkan menggunakan masakapai penerbangan firefly melalui Bandara Polonia, Medan. Baru kali ini menggunakan jasa penerbangan firefly, namun layanan yang diberikan mulai dari proses check-in sangat menyenangkan. Petugas di Bandara Polonia membantu kami mengisi beberapa form yang deperlukan dalam perjalan keluar negeri.

Tepat waktu, itu mungkin hal lain dari kelebihan menggunakan jasa penerbangan firefly. Awak kabin dengan penuh senyuman dan bersahabat membuat perjalanan yang ditempuh selama 1 jam 15 menit terasa nyaman. Oh ya, dalam penerbangan firefly juga memberikan snack kepada setiap penumpang, ini berbeda jauh dengan penerbangan lain yang berbiaya murah. Sebagai informasi Community airline ini juga melakukan penerbangan dari Banda Aceh menuju Penang.

Continue reading ‘I-City dan Up Town Selangor’

Popularity: 2%

Wisata Bahari di Pulau Simeulue

Simeulue is beautiful, mungkin itu kata-kata yang tepat untuk menggambarkan bagaiman keindahan alamnya. Pulau yang dikelilingi oleh samudra Hindia yang luas mebuat air laut sangat bersih dan jauh dari polusi buangan industri. Banyak tempat yang bagus untuk berselancar walau ombaknya tidak sebesar di Pulau Nias. Terletak dalam wilayah administratif provinsi Aceh, Indonesia dan terpisah dari pulau sumatra.

Pulau-pulau kecil yang mengelilinginya membuat pemandangan semakin indah, oh…. saya tidak bisa melupakan pengalaman saya pertama kali berada di Simeulue. Lobster, salah satu makanan mahal ditempat saya, namun disana anda akan bisa menikmatinya dengan puas tanpa perlu ragu akan harga yang tentunya lebih murah (berkisar Rp. 100.000 per kilogram),  namun anda jangan berharap bisa melihat lobster yang sudah masak dijual. Bila anda ingin menikmati lobster, maka belilah dari penjual sebanyak yang anda mahu lalu minta dimasak sesui selera anda. Tempat yang bagus untuk membeli lobster terletak di desa Sambai kecamatan Teluk Dalam. Continue reading ‘Wisata Bahari di Pulau Simeulue’

Popularity: 3%

Wisata Alam Tangkuban Perahu

Gunung berapi aktif yang terletak di Jawa Barat menjadi tempat rekreasi alam yang mempesona banyak orang untuk berkunjung, disamping bau belerang dan kawahnya yang masih mengeluarkan asap legenda gunung Tangkuban Perahu sendiri banyak memikat para turis untuk mengunjunginnya.

Konon katanya gunung Tangkuban Perahu menyerupai kapal terbalik dan masih menurut legenda Parahyangan gunung ini memang terbentuk dari perahu yang terbalik. Mungkin kita pernah mendengar cerita legenda sangkuriang, nah asal usul gunung ini dikaitkan dengan cerita rakyat tersebut. Terlepas dari cerita rakyat tersebut untuk pertama kali saya merasakan bau belerang dari gunung berapi. hehe
Continue reading ‘Wisata Alam Tangkuban Perahu’

Popularity: 2%

Tangse dan Geumpang yang Indah

Rimbunan hutan menemani hampir sepanjang perjalanan ditambah hujan deras dan jalan yang sempit plus dihimpit oleh bukit rawan longsor dan jurang yang terjal  membuat hati sedikit gundah diperjalanan.  Namun semua ini dipatahkan oleh semangat yang kuat untuk saling berbagi, melakukan transfer ilmu pengetahuan kepada teman-teman lain. Perjalanan ini dilakukan dalam rangka pelatihan menulis, blogging dan perkenalan situs acehpedia.org di Kabupten Aceh Barat Daya.
Berangkat dari Banda Aceh jam ± 11.00  pada hari Juma’t, singgah di Sare untuk shalat Zuhur dan makan siang dilanjutkan menuju Beureunun. Sesampai di Sigli menyempatkan diri untuk beli Ranub Mameh (sirih manis) kesukaan Adikcilak. Tak lama disana langsung tanjap gas karena Tengku Muda sudah menunggu lama di Lamloe dengan salah satu blogger wilayah Tangse, Pak Syukri.
Namun perjalanan ini terpaksa dihentikan sebentar di Beureuenun untuk membeli keperluan perbaikan kecil kendaraan, Tanpa berlama-lama perjalanan dilanjutkan menuju Lamloe untuk menjemput Tengku Muda dan memperbaiki kaca spion yang rusak. Mobil yang dirental ternyata tidak sesuai harapan, kaca spion rusak, AC tidak berjalan dan yang paling parah tidak ada radionya. Sungguk menyiksa melakukan perjalanan jauh tanpa ditemani musik. Oh donya…..
Selesai perbaiki kaca spion dan diskusi sedikit dengam Pak Syukri, tancap gas menuju kota selanjutnya. Hamparan sawah sepanjang perjalan dari Lamlo-Keumala-Tangse membuat saya tercengang. Belum pernah saya lihat hamparan sawah yang beitu luas dikiri-kanan jalan sebelumnya, sungguh pemandangan yang luar biasa bagi saya.
Sesampai di Tangse kami sempat berhenti sebentar untuk mengambil foto dengan latar hamparan sawah yang luas dan perbukitan mehimpitnya, awan biru dan sungai menambah keindahan Tangse dilihat dari atas bukit. Kami sempat berandai-anda untuk mendirikan villa disana apabila bisnis kami berjalan lancar. Ada juga kelakar dari teman-teman yang ditujukan kepada saya untuk mencari calon pedamping hidup dari Tangse, untuk hal ini memang dari jauh-jauh hari sudah dipikirkan, ada rekomendasi? hahaha.
20 Menit lebih sudah berjalan namun masih saja ingin berlama-lama, tapi waktu yang mepet terpaksa kami tinggal pemandangan yang baitu indah menuju kota selanjutnya Geumpang. Namun dasar menusia yang tidak bisa melihat hal-hal baru, ditengah perjalanan kami kembali berhenti untuk sekedar mencoba jembatan tali. Jembatan tali terletak antara 2 pinngir sungai yang digunakan penduduk setempat untuk menyebrang.
Kami mencoba menaikinya sambil foto-foto. Dasar kawan-kawan usil, selagi saya naik mereka mengayun-ayun dengan kencang membuat saya hampir manangis ketakutan, meraka tertawa lepas senang melihat penderitaan saya. Setelah puas menaiki jembatan tali, perjalananpun dilanjutkan. Geumpang menajadi termapt singgah berikutnya untuk shalat Ashar.
Setelah selesai shalat kami mencari makanan ringan untuk membunuh suntuk dan rasa pahit dimulut. Pas dipen mesjid ada gadis  yang menjual pisang goreng, tanpa buang-buang waktu kami mulai melahap pisang goreng ditengah-tengah hutan dengan cuaca hujab rintik-rintik, sungguh enak.  Perjalanan masih panjang, tunggu kelanjutan artkel ini.
Ranuh Mameh Sigli

Ranuh Mameh Sigli

Rimbunan hutan menemani hampir sepanjang perjalanan ditambah hujan deras dan jalan yang sempit plus dihimpit oleh bukit rawan longsor dan jurang yang terjal  membuat hati sedikit gundah diperjalanan.  Namun semua ini dipatahkan oleh semangat yang kuat untuk saling berbagi, melakukan transfer ilmu pengetahuan kepada teman-teman lain. Perjalanan ini dilakukan dalam rangka pelatihan menulis, blogging dan perkenalan situs acehpedia.org di Kabupten Aceh Barat Daya.

Berangkat dari Banda Aceh jam ± 11.00  pada hari Juma’t, singgah di Sare untuk shalat Zuhur dan makan siang dilanjutkan menuju Beureunun. Sesampai di Sigli menyempatkan diri untuk beli Ranub Mameh (sirih manis) kesukaan Adikcilak. Tak lama disana langsung tanjap gas karena Tengku Muda sudah menunggu lama di Lamloe dengan salah satu blogger wilayah Tangse, Pak Syukri.

Namun perjalanan ini terpaksa dihentikan sebentar di Beureuenun untuk membeli keperluan perbaikan kecil kendaraan, Tanpa berlama-lama perjalanan dilanjutkan menuju Lamloe untuk menjemput Tengku Muda dan memperbaiki kaca spion yang rusak. Mobil yang dirental ternyata tidak sesuai harapan, kaca spion rusak, AC tidak berjalan dan yang paling parah tidak ada radionya. Sungguk menyiksa melakukan perjalanan jauh tanpa ditemani musik. Oh donya….. Continue reading ‘Tangse dan Geumpang yang Indah’

Popularity: 8%

Sekilas Tentang Pulo Aceh

Polo Aceh merupakan sebuah kecamatan dibawah administrasi Aceh Besar yang terdiri dari dua pulo besar, Polu Breuh dan Pulo Nasi dan menaungi 3 kemukiman yaitu Pulo Breuh Utara dengan 4 desa yaitu Rinon, Alue Raya, Meulingge dan Lapeng, Pulo Breuh Selatan 8 desa yaitu Ulee Paya, Gugop, Seurapong, Blang Situngkoh, Paloh, Lampuyang, Lhok dan Teunom, sedangkan Kemukiman Pulo Nasi terdiri 5 desa yaitu Lam Teng, Pasi janeng, Rabo, Alue Ruyung dan Deudap koordinat berada pada 5.42.00″N dan 95.6.0″E.

Perjalan menuju Pulo Breuh bisa dicapai dengan menumpangi boat yang berlayar dari Lampulo Banda Aceh berkisar pada jam 1.30 – 2.30 dan dari Pulo Aceh menuju Lampulo Banda Aceh akan berangkat pada jam 7.00 – 8.00 (waktunya berangkat adalah kisaran, tidak pasti karena ditentukan oleh faktor jumlah penumpang dan barang). Pelayaran dilakukan 6 hari seminggu, khusus hari jumat boat tidak berlayar karena ada suatu aturan dalam hukum adat laot (laut) Aceh yang melarang  setiap boat untuk berlayar pada hari jumat sampai dengan selesai shalat jumat dilaksanakan. Pelayaran dilayanai oleh 3 boat, tapi hanya ada 1 boat setiap hari yang berlayar, para pemilik boat membuat suatu kesepakan yaitu melakukan jatah berlayar 2 hari setiap 1 boat kerena faktor jumlah penumpang, aturan ini berlaku saat saya melakukan perjalanan ke Pulo Aceh pada awal Februari 2009 dan sampai kapan berakhir, hanya tuhan yang tahu.

Untuk perjalanan ke Pulo Nasi sekarang sudah dilayari oleh Ferry KMP Simeuleu, tapi saya belum tahu pasti jadwal pelayarannya. setahu saya pada hari sabtu pagi ada satu pelayaran.

Continue reading ‘Sekilas Tentang Pulo Aceh’

Popularity: 6%