Archive for the 'Catatan' Category

Page 7 of 10

Lomba Blog “Ayo Menuliskan Aceh di Internet!” (DIPERPANJANG)

Menindaklanjuti rangkaian seminar “Ayo Menuliskan Aceh di Internet” yang telah dilakukan, maka Komunitas Aceh Blogger dengan didukung oleh Ford FoundationGlobal Environment Facility – Small Grants Programme IndonesiaAirputih Palapa, Institut Tempo, dan Aceh Information Technology Development akan menggelar acara Lomba Blog “Ayo Menuliskan Aceh di Internet”.

Persyaratan Peserta:

  1. Memiliki blog
  2. Melampirkan daftar riwayat hidup, alamat lengkap, nomor telepon, email dan dikirimkan ke info@acehjourney.net.

Pelaksanaan Lomba :

  1. Tulisan harus dituliskan dalam sebuah blog.
  2. Alamat blog (URL) yang memuat tulisan tersebut serta judulnya dikirimkan via email ke panitia di info@acehjourney.net. Akan lebih baik jika tulisan yang dilombakan dapat diakses melalui RSS.
  3. Tulisan tersebut akan diunduh oleh Panitia, dan kemudian akan dilakukan penilaian oleh Dewan Juri.
  4. Lomba blog ini tertutup bagi panitia pelaksana dan akan ditutup pada tanggal 10 Mei 200925 Mei 2009. Continue reading ‘Lomba Blog “Ayo Menuliskan Aceh di Internet!” (DIPERPANJANG)’

Popularity: 26%

Nanggroe.com Mobile Version

Setelah selesai install plugins WordPress Mobile Editions di blog ini saya coba melanjutkan implementasinya di nanggroe.com yang  notabane sebagai penyedia layanan hosting blog gratis made in Aceh, Alhamdulila berjalan sukses dan ternyata sangat mudah untuk melakukannya. 

Pemanfaatan perangkat Mobile/Handphoe untuk melakukan browsing di internet sekarang sedang menjadi trend dikalangan pengguna internet dengan hadirnya perangkat seperti balckberry dan iPhone, hal ini juga didukung oleh provaider dengan layanan interner yang semakin murah berkecepatan tinggi.

Namun demikian perangkat mobile tidaklah selayaknya komputer/laptop yang memiliki kapasitas memori yang besar. Hal ini pula yang mengilhami para developer untuk menghadirkan enggine blog versi mobile. Berangkat dari itu pula, nanggroe.com kini menghadirkan Mobile Version untuk memudahkan para pengguna dalam mengkases nanggroe.com menggunakan perangkat mobilenya. Continue reading ‘Nanggroe.com Mobile Version’

Popularity: 25%

New Pasar Atjeh

img_4869Pasar Atjeh terletak di jantung Kota Banda Aceh bersebelahan dengan Mesjid Raya Baiturrahman yang dibangun kembali oleh JICS Jepang setalah luluh lantak diterjang gempa dan tsunami 26 Desember 2004 lalu diserahterimakan ke Pemko Banda Aceh beberapa bulan lalu, diresmikan operasionalnya, Rabu (29/4).

Pasar Atjeh yang berasitektur Aceh tersebut berada di pertapakan pasar lama di antara Jalan Perdagangan (sekarang Tgk Chik Pante Kulu) dengan Diponegoro. Pasar tersebut dibangun di atas lahan seluas 5.656 meter persegi, mampu menampung 300 pedagang, dengan rincian 297 kios dan 15 toko.

Pasar dengan tigan lantai itu dilengkapi dengan fasilitas berupa empat unit eskalator, elevator, hydrant, toilet di setiap lantai dan genset berkapasitas 300 kilovolt. Pasar ini dikelola sepenuhnya oleh pedagang.

Continue reading ‘New Pasar Atjeh’

Popularity: 22%

WordPress Mobile Edition

Setelah baca blog Mbak Mardiyah Chamim di  Aceh Journey dengan judul “Mobile Version” saya tertarik juga untuk mengimplementasikannya di blog ini. Saya baca sampai habis tulisan yang mungkin di buat Dudi diblog tersebut plus commentnya. Berdasarkan link yang ada saya coba telusuri ke WordPress untuk info lebih lanjutnya.

Setelah baca-baca cara instalasi tanpa buang waktu langsung saja saya unduh plugins WordPress Mobile Edition, dalam waktu singkat file yang di beri nama wordpress-mobile-edition.3.0.4.zip tersebut telah berada di hardisk laptop saya. Saya jalankan software FTP versi bajakan yang telah terinstall sekian lama dilaptop yang notabane masih tercatat sebagai inventaris pemda Aceh, hahah. Untuk upload butuh waktu sedikit lama karena file setelah di unzip sizenya akan lebih gemuk ditambah lagi bandwith upstrim yang kecil.

Continue reading ‘WordPress Mobile Edition’

Popularity: 26%

Permainan Peh Batee (domino) Dalam Masyarakat Aceh

Peh Batee

Disetiap daerah tentunya memiliki permainan khas atau yang lebih dikenal dengan permainan rakyat, Gasing dalam masyarakat Melayu, Galo-galo dari Maluku, Massaung Manuk dari Sulawesi Selatan dan Peh Batee (domino) dalam dalam masyarakat Aceh. Permainan Peh Batee ini sebenarnya merupakan permainan domino yang 

biasa dimainkan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya dan cara bermainya juga sama, namun demikian di Aceh kartu domino akan berbeda dari segi bentuknya yaitu terbuat dari plastik tebal yang keras.

Peh Batee yang digandrungi oleh sebagian masyarakat Aceh dari berbagai tingkatan usia pada dasarnya tidak begitu bebas bisa dimainkan di Aceh karena ada desa-desa tertentu yang melarang permainan ini, hal tersebut lebih kepada kekhawatiran dijadikan arena untuk berjudi, namun tak sedikit juga peh batee diperbolehkan. Permainan ini biasa dilakukan di pos-pos jaga atau warung kopi yang jumlah nya mengalahkan banyaknya mesjid dan sekolah disetiap desa. 

Continue reading ‘Permainan Peh Batee (domino) Dalam Masyarakat Aceh’

Popularity: 16%

Ice Age 3 “Dawn of the Dinosaurs”

iceageMasih inget dong dengan tokoh-tokoh seperti Manny si mammoth (Ray Romano), Diego si harimau bertaring panjang (Dennis Leary), serta si Kukang Sid (John Leguizamo). Siapalagi mereka kalau bukan tokoh-tokoh dari skuel film Ice Age.

Kali ini dalam film terbaru”Ice Age 3: Dawn of the Dinosaurs” ,  dari sisi cerita akan lebih fokus ke si Scrat tupai yang berusaha mendapatkan biji kenari, bisanya si Scrat hanya figuran dalam film-film sebelumnya, dia hanya muncul di awal film dan akhir film. Ceritanya dalam film Ice Age 3: Dawn of the Dinosaurs ini si Scrat dihadapkan pada dua pilihan delematis antara cintanya dengan perempuan.

Tiga serangkai yang terdiri dari gajah purba, harimau gigi pedang, dan seekor kukang rupanya masih diminati para penonton. Buktinya tidak sedikit pemerhati film yg gembira saat Ice Age : Dawn Of The Dinosaurs mendapat lampu hijau untuk memasuki proses produksi pada awal 2007 lalu. Kisah film ini menyambung dari film ke 2 nya saat lapisan es mulai mencair di hampir seluruh permukaan bumi. Hal ini rupanya menimbulkan masalah karena sekelompok dinosaurus yg tadinya hidup di sebuah daerah tropis yg tertutup lapisan es tebal dapat kembali berkeliaran di muka bumi. Yang mungkin menarik ditunggu dari film ini adalah kisah petualangan Scrat, si tupai purba, yang selalu mencoba untuk mendapatkan buah kenari. Sesosok tupai betina bernama Scratte akan tampil mendapingi Scratt. Continue reading ‘Ice Age 3 “Dawn of the Dinosaurs”’

Popularity: 22%

Museum Tsunami, Museum Sampah

 

NAD Tsunami Museum

Di penghujung tahun 2004, Aceh digoyang gempa dahsyat sebelum kemudian digulung tsunami. Pantai Barat Aceh—dari Simeulue, Meulaboh sampai Banda Aceh dan sebagian Sigli—mengalami kerusakan parah. Sekitar 170 ribu jiwa melayang seketika. Dunia tercengang ketika itu. 

Desakan internasional memaksa pemerintah Indonesia membuka isolasi politik akibat konflik bersenjata yang panjang di Aceh. Tidak lama kemudian, berbondong-bondong orang dari ujung Indonesia dan dunia datang ke Aceh untuk melihat dampak kerusakan akibat tsunami, serta memberikan bantuan kepada masyarakatnya. Mantan Secretary of State AS Collin Powell yang datang beberapa hari setelah tsunami menyatakan dia belum pernah melihat kehancuran seperti yang terjadi di Aceh.

Continue reading ‘Museum Tsunami, Museum Sampah’

Popularity: 17%

Loen saket!, Na kame ubat Neuk?


Bilah-bilah papan tak rapat, saban hujan, plastik hitam berdebu tak mampu menahan rintik mengguyur tubuh layu itu. Dingin pegunungan Gleu Pucok, Kecamatan Geumpang, Pidie, disergapnya hanya dengan sehelai kain. Sejak empat tahun silam, hanya sehelai sarung menutup tubuhnya.

Di atas dipan berukuran 3×3 meter, Nyak Rahsia, 62 tahun, menghabiskan sisa usia. Segala rutinitas dilakoni di sembilan baris papan, dari makan hingga ‘buang air.’ Hanya selembar tikar alasnya merebahkan badan dan kepala ditindih di bantal kumuh ‘telanjang’. 

Di rumah reot, persis kaki bukit, di ujung jalan setapak Desa Pulolhoih ia menanti belas kasih. Rufdat, salah seorang family jauhnya meminjamkan dapur rumahnya untuk ditinggali Nyak Rahsia. Bahkan, memberinya makan. 

Sejak empat tahun silam, sebelah tubuhnya tak lagi berfungsi. Sementara lengang dan pungungnya, nyaris tak disisakan jamur. Sejak sulit bergerak, Nyak Rahsia tak lagi bekerja. Sebelumnya, apapun dikerjakannya demi sesuap nasi. 

Continue reading ‘Loen saket!, Na kame ubat Neuk?’

Popularity: 6%

Kurang Sehat

Judul diatas merupakan status saya selama 4 hari di Yahoo Messenger dan status tersebut telah menggugah hati beberapa kawan Aceh Blogger untuk menjenguk. Awal mula saya mendapatkan sebuah sms menananyak kabar, tapi sms tersebut tidak terbaca oleh saya, tak lama kemudian handphone berdering pertanda ada yang memanggil dari sebelah ingin bicara. Saya angkat telpon dan ternyata Fauzan salah satu pentolan Aceh Blogger menanyakan keadaan saya dan posisi, setelah pembicaraan singkat pembicaraanpun terputus dengan mendapatkan 1 poin. Setelah sambungan telpon terputus baru saya sadar ada sms yang masuk, saya coba lihat, ternyata sms dari Fauzan menanyakan hal yang sama via voice.

Continue reading ‘Kurang Sehat’

Popularity: 7%

Emas Krueng Sabe Mulai Berkurang

Hari-hari belakangan ini aktifitas mendulang emas dari bongkahan batu di Gunong Ujeun, Krueng Sabe Aceh Jaya mulai sedikit berkurang aktifitasnya, hal ini disebabkan oleh semakin berkurangnya deposit emas yang terkandung disetiap bongkahan batu yang digali oleh masyarakat disana. Bila sebelumnya setiap karung kecil batu bisa menghasilkan 3 gram emas murni, tapi akhir-akhir ini adakalanya hanya menghasilkan 0.5 gram.

Tempat pengolahan batu menjadi emas juga semakin kurang intensitas beroprasinya, Menurut salah satu pemilikinya mereka mengalami kerugian apabila emas yang duhasilkan tidak mencapai target. Batu yang dibeli dari para penambang sekarang kadar emasnya sudah sangat kurang. Harga satu karung batu Rp. 200.000 ditambah biaya pengolahan Rp. 200.000 bila hanya menghasilkan emas 0,5 gram dengan harga jual emas yang berkisar 300.000 per gram sehingga usaha mereka mengalami rugi.

Continue reading ‘Emas Krueng Sabe Mulai Berkurang’

Popularity: 100%

Eh, Muslim Rohingya Dilupakan lagi?

 

Masih ingat etnik Rohingya? Manusia perahu yang terdampar di perairan Aceh, kemudian diselamatkan oleh nelayan kita, 193 orang di Sabang dan 220 di Idi, bahkan 22 lainya tewas dan dibuang ke laut ketika masih terkatung-katung di laut. Sedih bukan?

Saya harap Anda masih mengingatnya!

Rohingya etnik di negara Burma. Namun, tahun 1989 Burma berubah nama menjadi Myanmar dan Rohigya pun tak terdaftar sebagai etnik di negaranya.  Dari 137 etnik yang diakui di Myanmar, muslim Rohingya tak pernah mendapatkan pengakuan sebagai warga dalam sebuah negara.

Dalam kasus ini, Etnis Rohingya disebut sebagai Stateless and Forgotten People (warga tanpa kewarganegaraan dan dilupakan) oleh kalangan aktivis.

Manusia perahu bukan pilihan

Terusir dari negerinya dan menjadi manusia perahu (boat people) bukan pilihan. Sekitar 1200 warga Rohingya meninggalkan Myanmar pada bulan Desember 2008 menuju Thailand. Rahmat, salah seorang warga Myanmar yang sedikit fasih berbahasa Melayu, mengatakan umumnya mereka beragama Islam yang sebelumnya bekerja di Thailand. “Namun oleh Pemerintah Thailand, tanpa alasan yang jelas kami dikumpulkan dan dibawa ke sebuah pulau. Selanjutnya kami dihanyutkan dengan perahu yang rata-rata berukuran 20×5 meter,” sebutnya.

Continue reading ‘Eh, Muslim Rohingya Dilupakan lagi?’

Popularity: 8%

Aceh Blogger BUKAN Pecahan Aceh Forum

Saya tersentak mendengar komentar salah satu petinggi dari Aceh Forum Community (AFC) yang mengatakan “Aceh Blogger itu orang-orang pecahan dari AFC”, informasi tersebut memang bukan langsung saya dengar sendiri tapi perkataan itu sampai juga ketelinga saya, ini suatu hal yang menyayat hati saya. Melalui tulisan ini saya ingin memperjelas duduk permasalahannya.

Awal pendirian Aceh Blogger adalah gagasan beberapa orang member dari AFC disalah satu topik diskusi diforum tersebut, saya tidak memungkiri bahwa Aceh blogger lahir dari diskusi di AFC. AFC dan Aceh Blogger sangatlah berbeda dari segi keanggotaan dimana AFC terikat akan aturan dimana setiap saat tulisan kita bisa saja di delate sesuka hati oleh para petingginya (Admin/Moderator) sedangkan Aceh Blogger isi dari postingan diblognya adalah tanggung jawab dari siempunya blog dan admin tidak akan bisa mendeletenya. Aceb Blogger adalah sebuah aggregate dari blog anggota yang telah mendaftar secara suka rela. Tujuan anggretate ini sendiri ingin mengumpulkan semua blogger Aceh yang tersebar diseantero dunia sehingga bila ingin mencari blog aneuk nanggroe tinggal mengunjungi Aceh Blogger saja.

Anggota Aceh Blogger sendiri bukan merupakan anggota dari AFC, jadi kami sangat keberatan apabila dikatakan “ACEH BLOGGER PECAHAN DARI ACEH FORUM” mohon kepada pihak-pihak yang sudah mengelurakan statemen ini untuk kiranya bisa berpikir lebih jauh sebelum mengeluarkan sebuah statement. Saya memang masih terdaftar sebagai member di AFC dan juga pernah menjadi salah satu moderator disana, tapi akibat pertimbangan beberapa hal saat ini saya tidak aktif lagi di AFC. Dapat saya perjelas disini masalah saya tidak aktif lagi di AFC jangan dikait-kaitkan dengan Aceh Blogger, karena Aceh Blogger adalah Aceh Blogger dan AFC adalah AFC. Kita sama-sama punya tujuan ingin memajukan Aceh dengan cara masing-masing, tapi mohon untuk tidak manjatuhkan satu sama lain dan yang lebih menyakitkan hal itu disampaikan dibelakang, kenapa saat saya berada ditempat hal itu tidak disampaikan?

Popularity: 84%