
koinkeadilan.com (Wahyu “Mas Gembol” Aditya-KDRI)
Masih ingatkah Anda dengan Prita Mulyasari? Seorang ibu rumah tangga yang terjerat pelanggaran Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan pencemaran nama baik.
Wanita 32 tahun ini didakwa telah mencemarkan nama baik dua dokter Rumah Sakit Omni Internasional, Grace Hilda Yar Nel Nela dan Henki Gozal dengan mengirimkan surat elektronik (email) ke 20 alamat email temannya. Dalam surat tersebut Prita mengeluhkan pelayanan yang diberikan RS Omni Internasional. Dalam waktu singkat email itu beredar luas di sejumlah milis dan blog. Surat itu pun terbaca manajemen RS Omni Internasional. Atas keluhan Prita, rumah sakit di kawasan Alam Sutera itu kemudian menyeret Prita ke jalur hukum dengan tuduhan pencemaran nama baik.
Baca selengkapnya ‘Koin Keadilan Untuk Prita’
Popularity: 2%
Published on
December 6, 2009 in
Catatan.

Liza dan Titut, 2 dari sekian banyak blogger perempuan
Salah seorang mahasiswa dari Universitas Wollongong, Australia dalam rangka meyelesaikan thesis S3 nya kini sedang melakukan penelitian tentang penggunaan internet di Indonesia namun lebih terfokus kepada blogger perempuan. Blogger perempuan menurut hemat saya memang banyak, namun mereka lebih banyak menulis tentang kehidupan pribadi mereka, curhat atau menulis puisi-puisi yang romantis, namun bukan tidak banyak juga blogger perempuan yang menulis masalah-masalah sosial kemasyarakatan dan isue-isue kekinian bahkan politik.
Menarik bagi saya mendalami lebih jauh tentang penelitian ini, karena sangat jarang ada penilitian tentang blogger dan secara tidak langsung mencerminkan eksitensi dari blogger yang semakin diakui keberadaannya. Berikut petikan tulisan dari blognya Endah Triastuti tentang peniltian ini.
Baca selengkapnya ‘Perempuan dan Blog’
Popularity: 2%

Gagal Login
Ada banyak hal menarik saat pelatihan blogging yang aku lakukan dengan teman-teman dari Komunitas Aceh Blogger terutama saat pelatihan didaerah-daerah. Karena pemanfaatan telknologi internet didaerah masih menjadi hal baru terlebih bagi para pelajar. Maklum target pelatihan ngeblog biasa kami lakukan untuk anak-anak sekolah.
Konsekwensi yang harus kami terima ya itu tadi, mereka ada yang sama sekali belum mengenal internet bahkan ada yang tidak berani menyentuh komputer, padahal didalam undangan jelas-jelas tertulis syaratnya harus memiliki email yang setidaknya sudah femiliar dengan yang namanya komputer.
Namun para warrior blogging tetap pantang meyerah walau harus pusing tujuh keliling. Perjuangan yang dilakukan kawan-kawan Aceh Blogger dan blogger lain diseluruh persada nusantara patut kita berikan acungan jempol dalam upaya memberantas gagap teknologi (gaptek) terhadap dunia internet.
Baca selengkapnya ‘Lika-liku Seorang Blogger’
Popularity: 3%
Hentikan AIDS. Jaga Janjinya – Akses Universal dan Hak Asasi Manusia

Simbol Pita Merah digunakan secara internasional untuk melambangkan perang terhadap AIDS.
Jika waktu bisa kembali ke masa lalu. Saya ingin sekali melihat terakhir kali wajah ayah saya sebelum meninggal. Dia adalah pahlawan bagi saya. Saya inginmeminta maaf kepadanya. Begitulah ungkapan TPI Boyo, salah seorang pengidap HIV Aids saat ditemui Global kemarin. Seperti juga dengan kondisi orang yangsehat. Boyo, begitu ia akrab disapa, fisiknya masih kelihatan sehat dan bugar. Tapi di balik itu, tersimpan sebuah rahasia Tuhan yang tak bisa ia hindari.
Kematian.
Boyo mengisahkan, sudah hampir lima tahun ini tubuhnya digerogoti virus HIV yang sampai kini belum ada obatnya.”Kalau Tuhan memutar waktu ke belakang, sayaingin melihat ayah saya terakhir kalinya. Tapi, itu tidak mungkin. Saat ini yang bisa saya lakukan adalah bagaimana bisa berbuat baik kepada orang lain,”ucapnya dengan suara yang tegas.
Baca selengkapnya ‘Kisah Hidup Penderita HIV dan AIDS’
Popularity: 6%