Iseng-iseng ditengah malam saya coba mencari tahu apa kata google terhadap website-website besar yang biasa saya kunjungi saban hari. Dari beberapa website yang paling mengkhawatirkan adalah penilaian untuk twitter. Hampir kesemuanya merujuk kepada kejelekan dari twiiter itu sendiri. Namun saya sendiri menilai benar apa kata googel terhadap twiiter.
Hasil ini merupakan apa yang sering dicarikan oleh pengguna google berdasarkan queri yang dimasukkan sehingga semakin sering orang mecari kata kunci tersebut maka semakin favoritlah dia. Berikut ini screen shoot nya yang saya print screen.
Baca selengkapnya ‘Apa Kata Google’
Popularity: 1%
Dua hari belakangan ini kami para pengurus wikipedia bahasa Aceh harus merelakan pencabutan hak akses sebagai sysop/admin di wikipedia yang telah kami bangun dengan susah payah mulai dari inkubator sampai mejadi sebuah proyek (sub domain) dan menjadi bagian dari tak terpisahkan dari ensiklopedia online terbesar tersebut.
Hal ini dimulai dengan penempatan template dihalaman utama wikipedia bahasa Aceh (wp-ba) sebagai bentuk protes terhadap pemuatan gambar Nabi Muhammad SAW dibeberapa proyek wikipedia terutama wikipedia bahasa Inggris dan Perancis. Kami berpendapat pemuatan gambar tersebut merupakan pelecehan terhadap Islam dan pengikutnya. Bayangkan ulama digambarkan dengan kepala babi yang jelas-jelas sangat tidak sesuia dengan etika dan tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun termasuk kebebasan berpedapat dan berekpresi apalagi sudut pandang netral (Neutral point of view – NPOV) yang menjadi aturan baku disetiap proyek wikimedia.
Baca selengkapnya ‘Kontrofersi Gambar Nabi Muhammad di Wikipedia’
Popularity: 1%
Memiliki blog dengan domain sendiri menjadi hal yang menarik, namun berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk itu? mungkin pertanyaan itu 5 tahun lalu pantas untuk ditanyakan, sekarang dengan berbekal Rp. 150.000,-/tahun anda sudah bisa memiliki blog dengan domain sendiri yang tentunya akan mengangkat awardnes branding anda. Disamping itu anda juga bisa mendapatkan penghasilan dari blogging.
Wo… berpenghasilan lewat blog, Kenapa tidak! Sekarang para blogger yang mulai menjalankan bisnis online marketing sudah bisa menghasilkan uang lebih besar dari pekerja kantoran. Coba anda cari di google tantang blogger yang berpenghasilan puluhan juta rupiah perbulan untuk membuktikanya.
Baca selengkapnya ‘Weh Hosting Untuk Blogger’
Popularity: 1%
Degan sepeda motornya pak Amat setiap hari pergi mengajar disekolah. Kesederhanaa dan wibawa seorang suri tauladan terlihat jelas dari tingkah lakunya. Tak ada yang istimewa dari seorang guru dengan gaji pas-pasan selain ilmu pengetahuan yang ditularkan kepada generasi berikutnya.
Dengan pengahsilan pas-pasan pak Amat membesarkan 2 orang putra dan 1 orang putri dari hasil pernikahanya 20 tahun silam. Tinggal dirumah sederhana dengan perabot juga sederhana, tak ada peti sejuk apa lagi pendingin udara.
Di sore hari pak Amat terkadang menjadi tukang ojek untuk menutupi biaya hidup yang semakin lama semakin besar akibat dari sang buah hati yang pertama saat ini sudah memasuki masa perkuliahan. Dengan bangganya Pak Amat bercerita kepada teman-temanya kalau anaknya sekarang sedang menuntut ilmu di salah satu universitas bergengsi di ibukota provinsi dengan julukan Serambi Makkah itu.
Baca selengkapnya ‘Baju Toga Ku Di Ambil Facebook’
Popularity: 1%

Source Foto: cahayadunia.multiply.com
Ketika lebaran tiba baik itu Idul Fitri maupun Idul Adha suara tup tup tup tup sering terdengar dirumah panggung yang beratap rumbia yang konon katanya memiliki teknologi tersendiri pada desain atapanya. Dentuman tup tup tup bukanlah suara salak senjata, tapi suara dari lesung bertubrukan dengan alu yang diayunkan oleh sekolompok wanita. Alat penumpuk tersebut dalam masyarakat Aceh dekenal dengan “jeungki”.
Era keperkasaan jeungki kini tergusur oleh kecanggihan teknologi mesin, suara alunan jeungki yang beraturan itu kini sudah jarang terdengar seiring waktu diguras modernisasi. Alat tumbuk tradisional itu terbuat dari kayu pilihan yang kuat, dan batu yang dibuat sedemikian rupa sehingga berbentuk seperti mangkuk. Teknologi era penjajahan ini tidak menggunan energi fosil sehingga ramah lingkungan dan membuat penggunanya sehat.
Baca selengkapnya ‘Jeungki Bagian Budaya Yang Tersingkirkan’
Popularity: 1%